Thursday, June 30, 2016

Home Credit Memudahkan Kita Memenuhi Kebutuhan dan Meraih Impian

1 comments
Jujur saya awalnya sedikit kurang mengerti apa yang dimaksud dengan pembiayaan multiguna. Istilah tersebut memang agak asing bagi saya yang hampir tidak pernah berhutang atau memiliki cicilan. Pada awalnya saya sempat keliru dengan istilah ‘pembiayaan multiguna’ dan ‘kredit multiguna’. Saya kira kedua frasa tersebut memiliki definisi yang sama, namun rupanya berbeda. Saya lalu menemukan salinan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29/POJK.05/2014 Tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan. Dalam Pasal 1 (4) peraturan yang diterbitkan Otoritas Jasa Keungan (OJK) itu, disebutkan bahwa Pembiayaan Multiguna adalah pembiayaan untuk pengadaan barang dan/atau jasa yang diperlukan oleh debitur untuk pemakaian/konsumsi dan bukan untuk keperluan usaha (aktivitas produksi) dalam jangka waktu yang dijanjikan. Sedangkan kredit multiguna (dari berbagai sumber yang saya baca) bisa diartikan sebagai pinjaman dana tunai yang digunakan untuk segala kebutuhan yang menggunakan dokumen jaminan tertentu sebagai agunan.
Bisa saya simpulkan bahwa pembiayaan multiguna adalah sistem pembayaran/pemberian pinjaman yang diberikan pihak  ketiga untuk pembelian barang/jasa dan bukan untuk modal usaha dengan pembayaran dalam jangka waktu (tenor) tertentu. Dan jenis kredit seperti ini sebenarnya memiliki penerapan yang sangat dekat sekali dengan kehidupan kita sehari-hari, terutama ibu-ibu, termasuk mama saya sendiri.
Mama saya sedari dulu senang sekali membeli barang-barang di rumah secara kredit (dicicil). Mulai dari peralatan dapur, sampai baju saja mama pernah membelinya secara kredit. Barangkali alasannya karena dengan metode ini meski total harga belinya jadi lebih mahal, tapi pembayaran jadi lebih ringan sehingga lebih terjangkau. Bisa saja sebenarnya kita menabung dahulu baru membeli barang yang dibutuhkan, namun sistem ini agaknya lebih ‘riskan’ karena khawatir uang yang sudah terkumpul malah terpakai untuk keperluan lain yang lebih penting atau barang yang ingin dibeli sekarang suatu saat akan habis karena limited stock atau bisa jadi harganya naik jika dibeli nanti (khususnya saat di masa-masa promo).
Nah, pembayaran dengan cara ‘dialihkan’ ke pihak ketiga di luar pembeli dan penjual, untuk kemudian pembayarannya dicicil kepada pihak ketiga tersebut setelah barang dibeli seperti inilah yang disebut dengan sistem pembayaran multiguna. Jadi pembayaran multiguna bukan hal yang baru, hanya mungkin istilahnya saja yang masih terdengar asing.
Mama lebih sering melakukan pembelian secara kredit ke penjual keliling yang memang secara khusus menjual barang dagangannya secara kredit. Penjual seperti ini bisa disebut reseller/dropshiper karena hanya membawa barang dagangan yang sudah dipesan terlebih dahulu oleh pembeli dengan/tanpa membelinya terlebih dahulu dari penjual. Hal yang berbeda jika kita ingin melakukan pembelian secara kredit di retail modern (tanpa kartu kredit). Biasanya retail tersebut telah bekerja sama dengan perusahaan pembiayaan sebagai pihak ketiga dalam melakukan pembiayaan multiguna langsung di tempat terjadinya transaksi. Perbedaannya terletak pada pihak ke tiga disini yakni perusahaan pembiayaan yang tidak menjual barang, namun menyediakan jasa pembayaran atas pembelian yang kita lakukan.
Ada banyak perusahaan pembiayaan yang menawarkan jasa pembayaran multiguna, diantaranya adalah Home Credit Indonesia. Sebagai perusahaan pembiayaan internasional terkemuka di Indonesia, Home Credit Indonesia menawarkan jasa pembiayaan di tempat transaksi (pembiayaan non-tunai langsung di dalam toko), bagi konsumen yang memenuhi kualifikasi dan bermaksud untuk membeli barang-barang konsumsi tahan lama, seperti furnitur/perabotan rumah tangga, gadget, dan peralatan elektronik.
Kredit tanpa kartu kredit? Dapatkan dengan mudah via Home Credit (via improdukonlinereview.blogspot.com)
Home Credit Indonesia yang berdiri di tahun 2012, saat ini telah memeliki  lebih dari 210.000 klien dan 2000 jaringan distribusi yang tersebar di berbagai retail di kota-kota besar di Indonesia. Kedepannya perusahaan ini akan memperluas jaringan distribusinya sehingga semakin memudahkan kita untuk mendapatkan segala yang kita butuhkan dengan cara yang lebih mudah.
Dengan perkembangan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis, pembiayaan multiguna yang dilayani oleh Home Credit Indonesia bukan itu saja. Kebutuhan akan pinjaman tunai untuk melakukan kegiatan seperti biaya renovasi rumah, dana pendidikan, biaya kesehatan, dana acara penting seperti resepsi pernikahan bahkan dana rekreasi/liburan juga dapat diajukan.
Berbagai kebutuhan dapat terpenuhi dengan produk pembiayaan FlexiFast dari Home Credit
Selain itu, pengajuan pembiayaan multiguna dengan Home Credit juga dapat dilakukan dengan cara yang sangat mudah dan cepat. Kurang dari 60 menit saja, jika aplikasi yang kita ajukan diterima maka barang yang kita butuhkan dapat segera dibawa pulang dengan uang muka tidak begitu besar. Kita jadi tidak perlu kartu kredit lagi untuk membeli barang yang kita butuhkan secara cicilan. Demikian juga dengan produk pembiayaan untuk keperluan lainnya. Pengajuan dana darurat yang kita butuhkan dapat langsung dilakukan di mana pun, tidak perlu datang ke kantor/toko, Dengan syarat pengajuan yang simple, dana yang kita ajukan dapat diterima dalam 7 hari saja. Home Credit memudahkan kita memenuhi kebutuhan dan meraih impian.

Monday, June 27, 2016

25:20

0 comments
Siang itu, gw lagi luang trus buka instagram. Scroll.. scroll.. muncul postingan foto salah satu temen gw. Foto yang nyesek banget buat gw haha huhuhu :’(
Foto apa sih?
Emm kira2 apa coba yang bikin gw nyesek ,
Apa yooo
Jawabannya adalah..
.
.
Foto temen gw itu lagi pelukan sama cowonya. Temen gw ngadep kamera sambil merem megang bunga. Jadi muka cowonya ga keliat. Hahahahaha nyesek abis kan. Tapi gw nyengir aja sih wkwkw biarlah cukup hati gw aja yang nangis. Mata air di mata kepala gw jangan sampe deh tumpeh2 cuma gara2 begituan.
Siapa sii yang gak mau dipeyuuk? :3 (youtube.com)
Hmmm... pengen tau yaa dipeluk gitu hahaha keluarga gw mah hampir2 ga pernah ada seremoni peluk cium gitu sih wkwk kecuali mungkin kl gw udah lamaaaaaaa ga ada di rumah, trus pulang. Baru deh dipeluk+dicium sayang. Itu pun kayanya cuma sama emak gw doang sih kayanya.. hehe soalnya dulu waktu mamapapa masih kerja di jkt dan gw tinggal di Serang juga gitu. Pas gw kesana mama langsung meluk nyium pipi gw hihi ;’)
Kalo gitu siapa dong yang mau meluk gw. Pacar ga punya. Ah lagian kalopun punya pacar juga ga bakal mau deh gw dipeluk2. Cukuplah my future hubby aja yang bisa grepe2in whole of mine. Aamiin.
Jujur gw mupeng banget sama temen gw itu, sekaligus juga envy abis. Ya Allah kapan ya ada lelaki gentleman yang dateng ke rumah bawa orang tuanya buat ketemu orang tua gw.. semoga secepatnya ya, haha aamiin :D
Kegalauan pengen dipeluk gitu kebawa sampe malem. Pas mau sholat teraweh gw baca2 terjemahan ayat2 Quran yang gw baca sebelumnya. Gw nyampe Al-Furqon (surat ke 25) nih ceritanya.
Trus ya, diantara ayat Al-Furqon itu ada yang jleb banget di hati. Itu tu kaya emang pas banget sama kondisi gw yang sekarang. Ayat apa sih? Artinya apaan emang??
Ayat itu artinya adalah:
“…Dan Kami jadikan sebagian kamu sebagai cobaan dari sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan Tuhanmu Maha Melihat” (Al-Furqon:20)
Duh gw jadi sediiih banget bacanya. Ini sambil ngetik mata gw berkaca2. Sedih banget. Kebaperan gw liat temen yang lagi pelukan trus jadi pengen dipeluk tu ternyata cobaan buat gw. Jadi ngapain gw envy sama suatu hal yang dilarang, kecuali sama mahrom kita? Itu dosa maee.. ga usah ngerasa sedih ngeliat dan pengen dibegituin.
Ya Allah makasih udah ingetin gw :’( gw emang hamba yang dhoif, penuh khilaf. Ampunin hamba ya Allah..
Maaf.. hamba tau itu akan indah kok di waktu yang tepat dengan orang yang tepat nanti. Yang perlu gw lakuin cuma sabar. Engkau sampai menanyakan pada hamba, mau sabar kan? Allah tu Maha Melihat. Dia melihat semua dosa2 gw. Rasanya jijik banget kalo misalnya dosa gw itu ditampilkan jadi kudis pasti kulit gw banyak kudisnya.
:'( (tumblr.com)
Gw emang pendosa sih huhuhu untung Allah Maha Baik banget, mau nyimpen semua aib2 gw biar ga keliat sama orang2, Allah emang baik banget. Gw nya aja kaya gatau diri. Udah mah cuma hamba. Huhuhu ampuni hamba ya Allah :’(

Saturday, June 25, 2016

Kasus ‘Perda Intoleran’ : Mengenal Kota Serang Lebih Dekat

0 comments
allpostersimages.com
Di awal bulan Juni 2016 atau tepatnya di bulan Ramadan 1437 Hijriyah ini ibu kota provinsi Banten, kota Serang ramai diperbincangkan di berbagai media. Penyebabnya karena insiden Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menyita makanan yang dijual oleh seorang ibu warung makan yang menjual makanannya di siang hari di bulan Ramadan. Dengan dasar Peraturan Daerah (Perda) Kota Serang yang mengatur kegiatan yang dilarang di bulan Ramadan, para petugas Satpol PP itu mengambil barang dagangan sang ibu warung untuk dijadikan barang bukti pelanggaran.
Sebagai warga kota Serang, saya merasa malu dan sedih sekali dengan pemberitaan ini. Mengapa kota tempat saya tinggal ini bisa terkenal karena kasus seperti itu? Kasus tersebut amat mencemari kerukunan antarumat beragama di kota saya yang sebelumnya saya rasa baik-baik saja. Seolah-olah dengan Perda itu umat Islam tidak memberikan izin kepada umat agama selain Islam yang tidak berpuasa untuk makan di luar. Padahal tidak begitu. Tidak ada yang salah dengan Perda yang sudah berlaku hampir 6 tahun tersebut. Bagi kami sudah sangat biasa warung makan tutup di pagi hingga siang hari di bulan puasa dan baru boleh melayani pembeli di waktu menjelang berbuka hingga malam hari. Di bulan suci bagi umat Islam ini justru akan tampak sangat aneh jika ada warung makan yang secara terang-terangan dibuka. Oleh karena itulah pemeritah mengukuhkannya sebagai Perda. Perda adalah aspirasi masyarakat di daerah tempat Perda itu berlaku dan itulah aspirasi masyarakat kota Serang.
Penjual makanan dan minuman tidak merugi. Justru bisa meningkatkan omzet penjualan karena kami punya budaya buka puasa bersama (bukber) yang seringnya diadakan di luar rumah, suatu hal yang amat jarang kami lakukan di bulan-bulan yang lainnya. Teman-teman saya yang Non-Islam (noni) juga biasa ikut acara bukber atau berburu jajanan khas Ramadan juga dan kami tidak merasa keberatan. Mereka juga tidak keberatan warung tidak buka di siang hari di bulan puasa karena jika mereka tidak sanggup memasak makanannya sendiri (seperti untuk orang sakit dan penghuni kos/kontrakan sederhana) biasanya mereka sudah menyiapkan makanan di sore hari sebelumnya. Ada juga biasanya ibu kos yang menyediakan sarapan untuk anak kosnya yang noni. Perda itu sama sekali bukan masalah bagi kami. Kami saling menghormati dan menghargai.
Mayoritas masyarakat Serang beragama Islam. Kebanyakan perempuan disini juga berkerudung, mulai dari anak-anak hingga para perempuan dewasa. Disini kerudung sudah seperti satu budaya (culture). Perempuan Islam yang tidak memakai kerudung saat bepergian akan tampak aneh/tidak biasa. Disamping itu, disini juga ada masyarakat yang memiliki keyakinan lain, seperti Kristen, Katolik, Konghucu, Buddha dan Hindu. Semua agama yang diakui di negara ini ada dalam masyarakat kami. Karena memiliki komunitasnya, hampir tiap agama juga memiliki rumah ibadah dan sekolah agama masing-masing di kota ini. Rasanya kami ‘cuek’ saja dengan keyakinan tiap orang. Untukmu agamamu dan untukkulah agamaku, ayat Al-Quran itu sepertinya menjadi pegangan bagi kami disini. Di hari minggu, saya cukup sering satu angkutan kota (angkot) dengan penumpang yang membaca Alkitab. Rasanya salut sekali, orang itu tampak begitu taat dengan agamanya, memotivasi saya untuk taat juga menjalankan agama saya.
Di silabus, pelajaran agama di sekolah-sekolah negeri kami menggunakan Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai rujukan pembelajaran. Teman-teman yang noni yang bersekolah di sekolah umum bebas mau ikut belajar PAI di kelas atau tidak. Jika tidak ikut pelajaran PAI di kelas, mereka diwajibkan belajar agama di rumah ibadah. Ketika ujian agama, teman-teman yang noni mendapat soal khusus yang kalau tidak salah dikirimkan dari rumah ibadah mereka. Jadi kami mengerjakan soal pelajaran agama sesuai keyakinan kami masing-masing. Tidak ada yang keberatan dengan sistem ini karena di sekolah umum (negeri) biasanya hanya ada sedikit murid noni dan akan terasa ‘tanggung’ jika tiap kelas/tingkat memiliki jam pelajaran agama masing-masing sesuai keyakinannya.
Kasus razia warung makan di siang hari di bulan Ramadan di kota Serang itu terlalu dibesar-besarkan. Penutupan warung makan saat siang hari di bulan puasa disini bukan hanya berlaku untuk warung-warung kecil saja, tapi restoran dan café juga mendapat perlakukan yang sama. Pemberlakukan Perda itu juga bukan karena kami akan tergoda jika tempat makan tersebut buka, saya pikir ini hanya untuk harmonisasi saja. Sama seperti Perda larangan berjualan di hari minggu di beberapa kota di Papua. Saya yakin bahwa Perda di Papua itu diterapkan bukan karena masyarakat Kristiani disana memiliki iman yang lemah sehingga aktivitas perjualan ditiadakan, tapi untuk mengharmonisasikan Ibadah Minggu yang mereka lakukan. Begitu pun dengan kami. Masyarakat kita sudah cukup dewasa untuk dapat saling menghormati satu sama lain. Untuk apa mempermasalahkan hal yang kita tidak tahu bagaimana kondisi sebenarnya?

Artikel ini diikutsertakan dalam Kompetisi Blog yang diselenggarakan oleh ICRS dan Sebangsa.

Wednesday, June 22, 2016

Ini Dia Solusi Anyang-anyangan yang Menyebalkan!

0 comments
Jujur awalnya saya tidak tahu apa itu anyang-anyangan. Saat pertama kali membaca penjelasannya di beberapa artikel dari Google, saya lupa istilah sakit saat buang kecil itu dalam bahasa daerah yang biasa saya gunakan apa. Akhirnya, setelah bertanya kepada mama saya jadi ingat. Anyang-anyangan itu dalam bahasa Serang disebut anyeng-anyengan (dengan lafal ‘e’ lemah). Sebenarnya hampir mirip, tapi entah mengapa saat itu saya tidak ingat istilah tersebut.
shine365.marshfieldclinic.org
Anyang-anyangan adalah rasa sakit saat buang air kecil. Selain sakit, gejala anyang-anyangan ini membuat frekuensi buang air kecil menjadi meningkat namun dengan kuantitas urine keluar yang hanya sedikit. Oleh karena itu, anyang-anyangan sangat mengganggu dan menyebalkan, terutama jika terjadi pada malam hari di waktu tidur. Di jamin tidak bisa tidur nyenyak. Saya dulu pernah saking capeknya harus bolak-balik kamar mandi hanya untuk buang air kecil yang sedikit itu, saya sampai terpaksa pakai pembalut yang extra size untuk pasca melahirkan. Ketika saya ingin pipis ya saya pipis saja di celana yang telah saya pasangi pembalut (mohon jangan ditiru ya.. -.-v).
Sebelum membaca penjelasan dari internet, saya mengira keluhan sakit ini disebabkan karena telah meminum air panas yang dicampur dengan air dingin (suhu ruang). Ada juga pendapat masyarakat di sekitar tempat tinggal saya yang menyatakan bahwa gejala ini juga dapat disebabkan setelah kita membuang air panas di saluran air (bisa melalui selokan, wastafel, dsb). Oleh karena itu, orang-orang di kampung saya setiap ada air panas yang tidak terpakai (seperti air rebusan sayur untuk dibuat pecel) tidak langsung dibuang, tapi dibiarkan dingin dulu baru dibuang.
Aneh memang. Padahal kalau diperhatikan, kita lebih sering tidak merasa sakit apa pun setelah meminum campuran air panas dan dingin itu, hanya sesekali saja yang mungkin hanya kebetulan saat meminum air hangat itu atau setelah kita membuang air panas ke saluran air, kita terkena anyang-anyangan.
Menurut satu sumber, anyang-anyangan merupakan indikasi awal seseorang terkena Infeksi Saluran Kemih (ISK) atau dalam bahasa Inggris disebut Urinary Tract Infections (UTIs). ISK merupakan infeksi yang penyebab utamanya adalah bakteri Escherichia coli (E. coli). Bakteri ini banyak terdapat pada kotoran manusia dan biasa hidup di kolon (bagian ujung saluran pencernaan). Gejala umum dari penyakit ISK adalah sakit pada saat atau setelah buang air kecil, anyang-anyangan, warna air seni kental/pekat seperti air teh, kadang kemerahan karena mengandung darah, nyeri pada pinggang, demam atau menggigil yang berarti infeksi telah mencapai ginjal (diiringi rasa nyeri di sisi bawah belakang rusuk, mual atau muntah).
Dibandingkan laki-laki, perempuan lebih rentan terkena anyang-anyangan. Hal ini dikarenakan anatomi saluran kemih perempuan lebih pendek dan terbuka daripada lakilaki. Oleh karena anyang-anyangan biasanya disebabkan oleh bakteri E. coli yang terdapat dalam kotoran, maka dari itu kita harus menjaga daerah kewanitaan kita dengan cara membersihkannya dari depan ke belakang, jangan sebaliknya. Selain itu pencegahan anyang-anyangan juga dilakukan dengan cara membersihkan alat vital sebelum berhubungan, buang air kecil setelah berhubungan seksual untuk membersihkan bakteri dari uretra (saluran kencing) dan jangan menahan-nahan buang air kecil.
pinkheartstring.com
Selama ini saya belum pernah mengalami anyang-anyangan selama berhari-hari. Biasanya jika gejala muncul sore hari, maka pada pagi harinya saya sudah baikan. Begitu jika gejala muncul di pagi hari, maka di sore hari rasa sakitnya sudah hilang. Akan tetapi jika mengalami anyang-anyangan berhari-hari tak perlu khawatir lagi, karena sekarang sudah ada Prive Uri-cran.
Prive Uri-cran adalah produk dari Combiphar yang berkhasiat mengatasi anyang-anyangan yang merupakan gejala awal dari ISK dan mencegah anyang-anyangan datang kembali. Prive Uri-cran mengandung ekstrak buah Cranberry yang telah teruji dapat mengatasi anyang-anyangan.
bookingventure.com
Cranberry (vaccinium oxycoccos) adalah tanaman jenis berry yang termasuk tanaman semak. Terdapat banyak penelitian yang dilakukan untuk membuktikan bahwa cranberry dapat menangani anyang-anyangan sebagai gejala awal dari Infeksi Saluran Kemih (ISK). Diantaranya adalah riset yang dilakukan Timothy Boone yang menunjukan bahwa kapsul buah cranberry dapat menurunkan risiko ISK sebesar 50%.
Buah cranberry tinggi antioksidan yang mampu menetralisasi radikal bebas dalam tubuh serta mampu berkontribusi mengatasi penyakit jantung, diabetes, kanker, dan penyakit lainnya. Buah yang masih berkerabat dengan blueberry, buckberry, huckleberry, dan bilberry ini juga merupakan sumber vitamin C yang sangat baik lho. Nah, berbagai manfaat baik buah cranberry ini sekarang bisa kita dapatkan dari Prive Uri-cran yang merupakan solusi gejala anyang-anyangan pertama di Indonesia. Jadi agar tidak terganggu dengan anyang-anyangan yang menyebalkan itu lagi, selalu jaga kebersihan diri dan juga sedia Prive Uri-cran ya..


Referensi:
http://www.nhs.uk/news/2016/06June/Pages/Cranberry-juice-useful-for-women-with-recurring-UTIs-claims-study.aspx
http://www.medicalnewstoday.com/articles/306498.php
http://umm.edu/health/medical/altmed/herb/cranberry

Saturday, June 18, 2016

Meraih Impian Besarku dalam #10TahunLagi dengan Investasi yang Amanah

0 comments
10 tahun dari sekarang, jika Allah masih memberikan saya nafas kehidupan, maka saat itu saya berusia 32 tahun. Usia yang matang menurut saya. Di usia itu mungkin saya sudah memiliki suami dan juga satu atau dua orang anak.
Sedari kecil saya memiliki banyak sekali impian. Sebagian diantaranya adalah mimpi-mimpi yang besar, ada juga beberapa mimpi yang sangat besar sehingga amat terdengar mustahil untuk diraih. Namun saya selalu percaya kekuatan mimpi. Juga kekuatan doa. Keinginan kuat dan kerja keras insya Allah mampu menuntun kita mencapai mimpi yang ingin kita raih.
Ada satu keinginan besar yang sangat ingin saya dapatkan sedari saya SMP dulu, yang jika dihitung dari tahun 2016 ini bukan untuk dalam jangka waktu 10 tahun lagi, tapi untuk 5 tahun dari sekarang. Keinginan itu adalah memiliki rumah sendiri.
Tampak mustahil bukan?
Bagaimana mungkin seorang mahasiswi biasa seperti saya bisa memiliki rumah sendiri? Saya belum bekerja, saya masih ‘murni’ seorang pelajar di sebuah perguruan tinggi negeri. Di kelas, bisa dikatakan saya juga biasa saja. Namun saya suka dan senang sekali menantang diri sendiri untuk mencoba hal-hal baru. Tentunya, dalam ranah yang positif. Saya juga senang bertemu dengan orang-orang baru. Bagi saya itu sangat mengesankan dan ada rasa bahagia jika saya melakukannya. Oya, selain mencoba hal-hal baru dan bertemu orang-orang baru, saya juga senang dengan perkembangan teknologi informasi (internet) sekarang. Di media ini saya menemukan banyak sekali peluang yang dapat dicoba. Disini juga saya bisa menemukan hal baru dan teman baru, meski pun tidak secara langsung.
Saya senang mencoba mengikuti berbagai kontes, lomba dan bahkan kuis di dunia maya. Beberapa yang saya coba ternyata membuahkan hasil. Hasil yang didapat sangat cukup untuk saya yang hanya mahasiswi pas-pasan.
Seperti di akhir tahun 2015 lalu, saya mendapatkan hadiah dari lomba menulis ulasan (review) sebuah gadget terbaru di blog. Hadiah yang diberikan adalah gadget yang diulas itu sendiri. Harganya tentu sangat mahal. Karena gadget yang saya dapatkan itu terlalu mewah dan harga jualnya yang ‘wah’ akhirnya saya jual gadget itu. Uang penjualannya lalu saya gunakan untuk menebus beberapa impian saya.
Kebanyakan mimpi saya memang berupa materi, satu hal yang sepertinya banyak kurang dalam keluarga saya. Saya bukannya tidak bersyukur atas apa yang telah keluarga saya miliki, hanya saja saya memang membutuhkan materi itu. Itu adalah hal yang mungkin bagi sebagian orang hal yang amat lumrah untuk dimiliki. Sebut saja, tempat tidur dan lemari. Apakah kedua benda itu sebagian besar orang memilikinya? Saya rasa iya. Tapi tidak begitu dengan saya yang baru memilikinya setelah mendapat uang hasil penjualan gadget itu. Dan rasanya luar biasa! Sangat senang bisa membeli barang-barang kebutuhan saya dengan uang hasil usaha saya sendiri (tidak meminta orang tua).
Intinya, uang hasil penjualan gadget itu kemudian saya bagi menjadi tiga bagian. Satu bagian untuk sedekah, satu bagian untuk belanja dan satu bagian lagi untuk investasi.
Berinvestasi juga merupakan mimpi saya sejak dulu yang alhamdulillah sekarang sudah tercapai, meski belum 100%. Tapi saya amat bersyukur, terima kasih ya Allah. Dengan uang investasi itulah, kelak saya berencana membangun atau membeli rumah yang saya impikan.
Investasi syariah adalah yang saya pilih. Hal ini didasari atas satu kesadaran bahwa kita yang beragama Islam, akan lebih baik untuk mulai berusaha menjalani hidup sesuai dengan aturan (syariat) yang telah ditetapkan Allah, bukan hanya dalam hal ibadah, seperti sholat dan puasa tapi juga kehidupan sehari-hari seperti manajemen keuangan secara syariah agar insya Allah kehidupan kita menjadi lebih berkah.
Investasi syariah yang sudah saya lakukan adalah membuka rekening deposito syariah, menjalankan bisnis tour and travel bersama empat orang teman dan membuka rekening saham di pasar modal syariah.
Memiliki deposito adalah salah satu mimpi saya sejak SMP. Saat itu saya pikir orang yang memiliki rekening deposito sangat luar biasa dan memiliki masa depan yang terjamin. Dibandingkan tabungan biasa, deposito lebih aman dari godaan kita sendiri dalam memakainya, karena tidak bisa diambil/dipakai secara praktis seperti hanya dengan melalui ATM dan EDC. Meski nominal uang yang saya simpan sebagai deposito tidak begitu besar, tapi saya senang sekali karena satu mimpi saya telah terwujud. Jika tidak membutuhkan dana besar yang mendadak untuk keperluan yang penting sekali, saya berencana tidak akan mengambil deposito ini hingga 10 tahun kedepan, atau bahkan lebih. Bisa jadi dana itu akan menjadi salah satu bekal untuk masa tua, sehingga saya dan suami kelak tidak perlu merepotkan anak-anak.
Menjalankan bisnis bersama tim itu sebenarnya tidak begitu saya rencanakan. Saat itu saya dan empat teman merasa tertarik untuk memulainya setelah mengikuti sebuah acara workshop kewirausahaan. Meskipun kesannya ‘mendadak’ namun kehadirannya amat saya syukuri. Dari bisnis yang telah berjalan kurang lebih enam bulan ini kami bisa belajar banyak hal, seperti memanajemen usaha dan perusahaan.
Nah, untuk berinvestasi di pasar modal syariah juga merupakan mimpi saya sejak SMP. Saya rasa menjadi investor saham itu sangat mengagumkan. Saya sempat berpikir bahwa yang bisa menjadi investor hanya para’boss’ yang memiliki banyak uang, dan juga sepertinya tidak akan terwujud jika saya masih kuliah. Ternyata setelah saya membaca berbagai literatur di buku dan internet, sekaligus mengikuti beberapa pelatihan tentang pasar modal, kedua anggapan terakhir saya itu salah besar. Tidak benar jika investasi di pasar modal hanya untuk orang-orang yang memiliki uang banyak. Investasi di pasar modal bisa dilakukan siapa saja, termasuk mahasiswa seperti saya pun bisa melakukannya.
Mengenai mimpi saya memiliki rumah sendiri itu. Saya ingin rumah dua lantai dengan bangunan yang tidak begitu besar namun memiliki halaman yang luas. Halaman rumah itu akan saya tanami cangkokan pohon mangga dan/atau jeruk, tanaman bunga-bunga, tanaman jahe-jahean, cabai rawit, tomat, dan juga tanaman sayur yang lain.
this is probably my future house :) (shabbyfufublog.com)

Lima tahun dari sekarang, di tahun 2021, insya Allah saya akan memiliki rumah. Untuk meraihnya, salah satu cara yang sedang dan akan saya lakukan adalah dengan berinvestasi saham, yakni dengan membeli saham-saham baik yang terindeks di Jakarta Islamic Index (JII) dan Daftar Efek Syariah (DES) sebagai modal saya dalam membangun rumah.
Lalu apa keinginan saya 10 tahun yang akan datang? Jawabannya adalah pergi haji satu keluarga!
Going hajj with family will be more awesome, right? (oocities.org)
Saya ingin pergi beribadah haji bersama suamiku kelak, mama dan papa. Saat usiaku 32 tahun nanti saya mungkin sudah memiliki anak. Saya ingin, saat berangkat haji itu saya sedang dalam kondisi hamil muda, hamil anak kedua. Sedang anak pertama kami, akan saya titipkan sementara kepada bibi yang paling muda (adik bungsu papa), yang 10 tahun nanti berusia 33 tahun.

Saya berharap 10 tahun yang akan datang, segala macam urusan berkaitan dengan pemberangkatan ibadah haji di Indonesia dapat lebih baik sehingga para calon jamaah tidak perlu mengantri lama sampai bertahun-tahun untk dapat menunaikan ibadah haji.
Apakah dananya cukup jika untuk memiliki rumah juga?
Hey! Impossible is nothing, tidak ada hal yang mustahil. Segalanya serba mungkin. Bisa saja dalam lima tahun yang akan datang itu saya bisa memiliki rumah dengan cara ‘patungan’ dengan suami atau mendapat hadiah dari kegiatan yang saya atau suamiku ikuti.
Sesungguhnya Allah Maha Kaya. Soal rezeki, tinggal dekati, cintai Yang Maha Memiliki. Kita tak perlu khawatir, Allah bersama kita sahabatku..
Cara saya mengumpulkan dana untuk ibadah haji itu sama dengan cara saya dalam mendapat dana untuk membeli rumah, yakni dengan berinvestasi saham dengan cara membeli saham sedikit demi sedikit, karena saat ini uang saya memang belum banyak. Dengan imbal hasil yang cukup menjanjikan, saya merasa sangat optimis dapat meraih impian-impian saya tersebut dalam rentang #10TahunLagi dari sekarang.

Sunday, June 12, 2016

Donor Darah : Untuk Diri Kita dan Orang Lain

0 comments

Dulu waktu SMP, salah satu ekstrakurikuler (ekskul) yang saya ikuti adalah Palang Merah Remaja (PMR). Saya ingat, saat itu guru pendampingnya adalah guru IPA Biologi, bu Sulastri namanya. Pada waktu itu, kebanyakan dari siswa yang ikut PMR adalah murid perempuan. Saya tidak tahu mengapa para murid laki-laki tidak tertarik pada PMR. Padahal menurut saya kegiatan menolong antarmanusia kan tidak memandang gender kita.
Bu Lastri mengajari kami banyak hal. Dimulai dari mengajari kami lagu Mars PMI dan Hymne PMI, berbagai macam Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) hingga donor darah, dari mulai teori sampai ke praktiknya (kecuali donor darah). Kata bu Lastri usia kami kami saat itu belum cukup untuk berpartisipasi mendonorkan darah.
Menginjak masa SMK, dulu sekolah saya masih sangat baru. Banyak ekskul di SMK saya saat itu belum berkembang. Ekskul PMR juga belum ada. Saat itu mayoritas murid di SMK saya laki-laki, sehingga mungkin mereka kurang tertarik dengan ekskul ini. Saya yang sebenarnya sedari kecil sangat tertarik untuk bergabung dengan organisasi red cross karena menyumbangkan darah jadi bingung bagaimana dan dimana saya bisa melakukannya.
Masa SMK usai, dan masuklah saya ke sebuah perguruan tinggi di Banten. Di awal masuk kuliah dulu ada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang serupa dengan PMR bernama KSR PMI (Korps Sukarela – Palang Merah Indonesia). Saat menjelang ospek dulu, KSR bekerja sama dengan PMI Banten mengadakan aksi donor darah. Saat itulah, untuk pertama kalinya saya mengetahui golongan darah saya sekaligus memberikan sebagian darah saya kepada PMI Banten.
Oya, di sekitar tempat tinggal saya hampir tidak ada orang yang pernah berdonor darah. Pemahaman masyarakat tentang donor darah disini masih sangat minim. Mereka beranggapan donor darah dapat menyebabkan tubuh kita lemas dan jatuh sakit. Padahal faktanya, dengan melakukan donor darah selain bermanfaat untuk orang lain yang membutuhkan, juga terdapat manfaat untuk diri kita sendiri.
Dengan menyumbangkan darah kita, kita akan mendapatkan..
1. Mengungkap masalah kesehatan
Meski tidak sama dengan periksa di dokter, berdonor darah dapat menjadi alternatif untuk mengetahui kesehatan jantung dan darah kita. Kita akan menerima beberapa tes fisik seperti pemeriksaan denyut nadi, tekanan darah, suhu tubuh, hemoglobin dan yang lainnya sebelum berdonor darah sehingga kita dapat mengetahui kondisi kesehatan kita 'secara gratis', sekaligus memberikan kehidupan kepada yang membutuhkan.
2. Mengurangi cadangan zat besi berbahaya
1 dari 200 masyarakat Amerika mengidap satu kondisi yang disebut hemochromatosis dan kebanyakan dari meraka tidak tahu itu. Hemochromatosis adalah penyakit yang disebabkan oleh kelebihan zat besi.Sebuah pendonor darah, Patenaude merekomendasikan donor darah sebagai cara untuk mengurangi tambahan zat besi dalam tubuh.
3. Mengurangi risiko serangan jantung
Menurut penelitian yang dilakukan American Journal of Epidemiology, menyumbangkan darah minimal setahun sekali dapat mengurangi risiko serangan jantung sebesar 88 persen. Hal ini masih berkaitan dengan zat besi, kata Dr. David Dragoo, seorang pakar kesehatan di Money Crashers.
4. Mengurangi risiko perkembangan kanker
Kelebihan zat besi juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of National Cancer Institute, proses pengeluaran darah diketahui menjadi metode reduksi zat besi yang meminimalisasi risiko kanker dan kematian.
5. Memberikan kepuasan batin
Selain memberikan manfaat secara fisik terhadap diri kita, berdonor darah juga dapat membuat kita merasa puas secara psikologis. Menyumbangkan darah berarti memberi bantuan kepada orang orang yang sangat membutuhkan.
Sekarang kita tahu manfaat dari donor darah bagi kedua belah pihak yang terlibat. Menyumbangkan darah baik untuk kita dan lebih baik bagi orang yang hidupnya bergantung pada donor darah.
Yuk sumbangkan darah kita!Donor darah bisa dilakukan di Unit Donor Daerah (UDD) terdekat :)
Give blood=Give life ^^


Artikel rujukan:
http://www.rasmussen.edu/degrees/health-sciences/blog/surprising-health-benefits-of-donating-blood/

Thursday, June 9, 2016

Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak dengan Investasiku Masa Depanku (IMD) Danareksa

0 comments
Anak adalah titipan Tuhan. Sebagai titipan, ia tentu seharusnya dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya. Pun karena ia makhluk hidup, menjaga dan merawat saja tidaklah cukup. Ada kebutuhan-kebutuhan jasmani dan rohani yang harus orang tua penuhi. Kebutuhan pendidikan salah satunya.
Pendidikan adalah hak setiap anak yang wajib diberikan oleh orang tua. Pendidikan memiliki peran penting dalam pengembangan keperibadian dan sumber daya yang berprospek pada pembangunan negara ke arah yang lebih baik. Kemajuan suatu bangsa dapat dilihat dari kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari pendidikan yang berkualitas dan handal. Oleh karena itu, amat penting bagi kita para (calon) orang tua untuk mempersiapkan pendidikan anak sejak dini demi mewujudkan negara Indonesia yang lebih maju dan beradab.
Dana pendidikan untuk anak harus dipersiapkan sedini mungkin. via eduforchilds.blogspot.com
Sebagai manusia modern kita tidak dapat hidup seperti manusia purbakala yang hanya melakukan kegiatan untuk hari itu saja, tanpa mempertimbangkan hari yang telah lalu dan mempersiapkan hari yang akan datang. Kita yang hidup di era kini harus mampu belajar dari hari kemarin serta mempersiapkan masa depan dengan matang. Hal-hal yang kita rencanakan harus dipersiapkan sedini mungkin sehingga hal tersebut dapat menjadi lebih mudah dan ringan untuk dilakukan di kemudian hari.
Begitu juga dengan pendidikan anak, yang semakin hari terasa semakin mahal. Untuk menjamin anak kita kelak mendapat pendidikan yang berkualitas baik tentu kita harus mempersiapkannya mulai dari sekarang juga.

Karena Menabung Saja Tidak Cukup
Selama ini orang tua saya menabung di bank guna membantu mencukupi kebutuhan di masa depan baik yang terduga (terencana), seperti untuk biaya sekolah saya dan adik-adik saya, maupun untuk kebutuhan tak terduga, seperti sakit atau kecelakaan. Tindakan orang tua saya itu memang tak sepenuhnya bisa disalahkan. Namun dengan pertimbangan tingkat inflasi di negara kita dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan menyebabkan nilai uang saat ini belum tentu sama dengan nilai uang di masa depan.
Tingkat inflasi yang tinggi menyebabkan nilai uang menjadi semakin naik. Contohnya, jika pada tahun 2006 nilai uang Rp 100.000 tampak sangat besar, dapat dibelanjakan untuk banyak barang, namun di tahun 2016 sekarang nilai Rp 100.000 tampak tidak begitu besar dan hanya beberapa kebutuhan pokok saja yang dapat dibeli dengan nilai tersebut. Oleh karena itu, menabung saja tidaklah cukup. Dibutuhkan ‘simpanan’ jenis lain yang resisten terhadap paparan inflasi, diantaranya adalah dengan berinvestasi reksa dana.
menabung tidak sama dengan berinvestasi. via tflguide.com
Dalam Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, pasal 1 ayat (27) didefinisikan bahwa Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.
Investasi Reksa dana dapat dijadikan alternatif simpanan untuk masa depan yang tepat bagi kita orang tua dalam merencanakan pendidikan anak. Hal tersebut karena berinvestasi di reksa dana memiliki keunggulan dibandingkan jenis investasi yang lain, diantaranya:
1.     Tidak membutuhkan dana yang begitu besar. Seperti definisi di atas, reksa dana merupakan wadah untuk menghimpun dana, sehingga dana yang kita investasikan (meski tidak terlalu besar) akan dihimpun menjadi satu kesatuan dana yang dapat didiversivikasi (dibagi-bagi) kedalam berbagai jenis instrumen investasi sehingga memiliki risiko yang lebih kecil.
2.     Lebih mudah. Dana yang telah dihimpun, oleh Manajer Investasi (MI) akan diinvestasikan dalam berbagai jenis efek yang potensial memberikan keuntungan sehingga kita tidak perlu terlalu bingung memilih efek mana yang bagus atau tidak.
3.     Efisensi waktu. Karena dana dikelola oleh MI yang profesional, kita jadi tidak perlu menghabiskan waktu untuk mengamati perkembangan investasi yang kita lakukan.
Kelebihan-kelebihan reksa dana di atas amat sesuai dengan kita yang peduli dengan masa depan kita, beserta masa depan orang yang kita kasihi. Kita tidak akan pernah tahu pasti apa yang akan terjadi di kemudian hari, untuk itu amat penting bagi kita merencanakan hal-hal yang akan terjadi mulai hari ini, saat ini juga. Investasiku masa depanku, masa depan kita semua!

”Artikel ini diikutsertakan dalam kompetisi blog Blogger Writing Competition Investasiku Masa Depanku bersama ReksaDana Danareksa. Isi dan tulisan dari artikel/blog post ini diluar tanggung jawab Danareksa Investment Management”.

*) Tulisan rujukan